Kamis, 9 Oktober 2008 | 19:56 WIB
Laporan wartawan Kompas Wisnu Nugroho A
JAKARTA, KAMIS- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan tiga arahan yang menjadi arah dan fokus kerja pemerintah menghadapi krisis keuangan Amerika Serikat yang berdampak luas termasuk ke Indonesia. Presiden ingin rakyat tahu bahwa pemerintah terus bekerja mengatasi dampak krisis dunia.
Tiga arahan itu adalah, pertama mengutamakan dan melindungi rakyat terutama rakyat di akar rumput agar kebutuhan pokoknya terpenuhi.
Kedua, memastikan agar sektor riil, utamanya dunia usaha tetap berjalan meskipun ekspansi menurun bisa dipahami.
Ketiga, terhadap gonjang-ganjing di pasar saham, pemerintah memastikan bahwa sistem telah dan sedang bekerja dan sejumlah halnya memang di luar jangkauan pemerintah.
"Rakyat harus yakin pemerintah terus bekerja dan menjalankan tugasnya sehingga tidak perlu panik," ujar Presiden dalam jumpa pers di Kantor Presiden, Kamis (9/10).
Untuk mencegah kepanikan itu, sejumlah langkah terus dilakukan dengan rapat koordinasi dengan jajaran pemerintah dan dunia usaha. "Saya setiap saat akan memberikan pernyataan kepada rakyat melalui saudara," ujarnya.
Thursday, 5 February 2009
Tiga Arah dan Fokus Pemerintah Atasi Krisis
Labels: krisis, krisis ekonomi, krisis ekonomi global, krisis keuangan, krisis keuangan global, krisis moneter, pasar, riil, saham, sektor
Posted by sushi at 08:08
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment